Percepatan Tanam 50.000 Hektare Jadi Energi Baru Perkuat Swasembada Beras Nasional
Tanah Bumbu (brmp-kalsel)---Semangat percepatan tanam terus digelorakan Kementerian Pertanian melalui Gerakan Tanam Serempak 50.000 Ha yang salah satunya dilaksanakan di Desa Salimuran, Kecamatan Kusan Tengah, Kabupaten Tanah Bumbu, Jumat (22/5/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari gerakan nasional yang dilaksanakan serentak di 27 provinsi pada lokasi program Optimasi Lahan (Oplah) dan Cetak Sawah Rakyat (CSR), dengan pusat kegiatan nasional berada di Sukabumi.
Gerakan tanam serempak ini merupakan langkah kongkrit pemerintah dalam memperkuat swasembada beras melalui percepatan tanam, peningkatan produksi, dan penguatan kolaborasi bersama petani dan stakeholders lainnya untuk menjaga ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian, Ida Widi Arsanti, melalui zoom menyampaikan bahwa kegiatan hari ini merupakan pelaksanaan tanam serempak keenam di lokasi CSR dan Oplah di seluruh Indonesia.
“Nilai Tukar Petani (NTP) saat ini di angka 125 dan menjadi capaian tertinggi sepanjang sejarah. Ini membuktikan bahwa kesejahteraan petani terus meningkat,” ujarnya.
Ia juga meminta seluruh penyuluh pertanian untuk terus memperkuat pendampingan dan meningkatkan kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat peningkatan produksi pangan nasional.
Sementara itu, Tenaga Ahli Menteri Pertanian Bidang Percepatan Peningkatan Produksi Pertanian, Muhammad Arsyad, menyampaikan bahwa Kalimantan Selatan menargetkan percepatan tanam seluas 2.800 Ha. Pada kegiatan hari ini, dilakukan tanam simbolis seluas 5 Ha sebagai bagian dari komitmen percepatan tanam di wilayah tersebut.
Plt Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Kalimantan Selatan, Wahida Annisa Yusuf, turut hadir dalam kegiatan tersebut dan menegaskan komitmen BRMP Kalimantan Selatan dalam mendukung percepatan tanam padi dan penguatan pertanian modern di Kalimantan Selatan.
Dukungan juga disampaikan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melalui Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Andrianto Wicaksono. Ia menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk terus berkolaborasi dalam mendukung percepatan tanam padi di Kabupaten Tanah Bumbu.
Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum mendorong terwujudnya pertanian modern yang melibatkan generasi muda agar semakin tertarik bekerja dan berinovasi di sektor pertanian. Melalui sinergi pemerintah, penyuluh, petani, dan seluruh pemangku kepentingan, percepatan tanam diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani Indonesia.